NO JULEMI MENJADI KOMITMEN RSUD KOTA BENGKULU TAMPAK NYATA SAAT PASIEN KLB BERDATANGAN TANPA HENTI

SIM RSUD KOTA – Minggu malam (15/04/2018) Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Bengkulu dipenuhi oleh warga Kelurahan Belakang Pondok yang mengalami keracunan makanan. Saat itu pasien berduyun-duyun datang ke IGD RSUD Kota diperkirakan mencapai 70an orang dengan keluhan muntah-muntah yang disertai diare. Dikarenakan membludaknya pasien yang datang diwaktu yang bersamaan, RSUD Kota mengerahkan seluruh perawat yang dinas malam itu untuk membantu menangani pasien di IGD.

Kasus keracunan makanan warga Kelurahan Belakang Pondok menjadi perhatian Kapolda Bengkulu, Brigjend Pol. Drs. Coki Manurung, SH., M.Hum. Selasa (17/4) siang, Kapolda didampingi Kapolres Bengkulu langsung melakukan peninjauan ke RSUD Kota Bengkulu. Data sementara, total ada 46 pasien yang dirawat di RSUD Kota, itu tidak termasuk pasien yang rawat jalan. Data tersebut masih bersifat sementara karena data masih dihimpun oleh petugas di lapangan. Sejak  Senin  sore sampai sekarang pasien terus berdatangan dengan keluhan beragam mulai dari sakit kepala, mual, muntah dan mencret, sehingga ruang perawatan kelas I, II dan III penuh dengan pasien keracunan tersebut. Untuk sampel makanan akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium Dinkes Provinsi dan BPOM untuk memastikan penyebab pasti keracunan. Makanan yang disajikan dalam hajatan tersebut antara lain rendang, gulai nangka, sambal, soto dan ayam.





 

 

 

Google Map RS Kota

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree